Kira-kira
apa jadinya cinta jika tidak ada unsur maaf di dalamnya? Apakah cinta
akan menjadi sesuatu yang diinginkan manusia atau justru dijauhinya?
Tidak perlu bertanya kepada orang lain sebab jawaban dari pertanyaan
tersebut pasti adalah cinta menjadi sesuatu yang tidak menarik.
Johan
Arnold dalam sebuah tulisannya pernah berkata, "pemaafan adalah pintu
perdamaian dan kebahagiaan. Pintu itu kecil, sempit, dan tidak dapat
dimasuki tanpa membungkuk." Benar, tanpa merendahkan hati dan rela
berkorban memaafkan menjadi hal yang sangat sulit. Memaafkan berarti
kita membebaskan lawan. Memaafkan juga berarti kita menyerah pada
tuntutan kita sendiri, siap diperlakukan tidak adil serta siap terluka
dan siap dikecewakan.
"Mengampuni adalah seperti bunga yang memberikan keharumannya kepada orang yang menginjaknya. Cinta itu memaafkan."
0 komentar