Ahli manajemen mengatakan pada kita
tentang pentingnya perencanaan hidup. “Tentukan Tujuan anda
sendiri,” kata mereka. “Putuskan anda ingin jadi apa dan apa yang
ingin anda lakukan satu tahun dari sekarang, 5 tahun dari sekarang,
10 tahun dari sekarang. Petakan suatu rencana untuk kesana dari sini,
dan mulai menjalankan rencana itu dengan tekun.”
Mereka bahkan mengusulkan agar rencana
kita sampai kejadwal kita sehari-hari, sehingga hal yang kita lakukan
hari itu akan berkaitan dengan pencapaian tujuan utama kita. Kata
mereka, setiap hari kita harus membuat daftar hal yang kita ingin
capai dalam urutan prioritas, kemudian usahakan apa yang ada didaftar
itu. “Rencanakan pekerjaan anda dan kerjakan rencana anda”
merupakan kalimat yang digunakan untuk mendorong kita. Diikuti oleh
peringatan penting: “Gagal merencanakan yaitu merencanankan
kegagalan.
”
Sebagian besar dari kita ingin berhasil
dalam setiap tindakan kita. Kita menikmati rasa hormat yang ada saat
berhasil dan rasa kepuasan yang menemani keberhasilan. Kita bisa
mendengarkan para ahli, merencanakan hidup kita, menjalankan apa yang
direncanakan, dan tetap gagal. Kenapa? Karena bagi anak Tuhan ada
faktor lain yang dipertimbangkan: Tuhan juga memiliki rencana bagi
hidup kita.
GOD BLESS US :)
0 komentar